BANTUL – Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan 10 November 2025, Pemerintah Kabupaten Bantul menggelar upacara bendera di Lapangan Paseban pada Senin (10/11). Upacara berlangsung khidmat dan diikuti oleh jajaran Forkopimda, ASN, pelajar, serta berbagai unsur masyarakat yang hadir memberikan penghormatan terhadap jasa para pahlawan bangsa.
Tepat pukul 08.15, seluruh peserta upacara melaksanakan Hening Cipta selama 60 detik untuk mengenang perjuangan para pahlawan. Suasana hening tersebut ditandai dengan sirine yang dibunyikan secara serempak, menciptakan momen reflektif yang mengingatkan seluruh peserta akan besarnya pengorbanan para pejuang kemerdekaan.
Peringatan Hari Pahlawan tahun ini mengusung tema “Pahlawanku Teladanku, Terus Bergerak Melanjutkan Perjuangan”, yang menjadi pesan penting agar seluruh masyarakat terus meneladani jiwa, semangat, dan nilai kepahlawanan dalam kehidupan sehari-hari. Tema tersebut juga menjadi pengingat bahwa perjuangan tidak berhenti, melainkan harus terus dilanjutkan melalui kontribusi positif di berbagai bidang, terutama dalam menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks.
Hadir dalam upacara tersebut Bupati Bantul H. Abdul Halim Muslih, Wakil Bupati Aris Suharyanta, Sekretaris Daerah Agus Budiraharja, S.KM., M.Kes., Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Hermawan Setiaji, S.IP., M.H., serta tamu undangan lainnya. Kehadiran pimpinan daerah ini semakin menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Bantul dalam menjaga nilai-nilai kepahlawanan sebagai fondasi pembangunan.


Usai upacara bendera, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan Upacara Ziarah Nasional di Taman Makam Pahlawan Kusuma Bangsa. Para pejabat dan peserta upacara turut menaburkan bunga sebagai bentuk penghormatan dan rasa terima kasih kepada para pahlawan yang telah gugur. Prosesi ziarah berlangsung penuh haru namun tetap sarat makna.
Peringatan Hari Pahlawan tahun ini diharapkan dapat memperkuat rasa persatuan dan memotivasi masyarakat Bantul untuk terus bergerak, berkarya, dan berkontribusi bagi bangsa. Semangat kepahlawanan tidak hanya diwujudkan dalam peperangan, tetapi juga melalui tindakan nyata—mulai dari memberikan pelayanan terbaik, menjaga kerukunan, hingga berperan aktif dalam memajukan daerah.
Dengan menghayati nilai-nilai perjuangan, masyarakat Bantul diharapkan mampu menjadi generasi penerus yang tangguh, berintegritas, dan siap melanjutkan perjuangan para pendahulu demi masa depan yang lebih baik.

