Bantul – Selasa, 21 April 2026 lalu, dilaksanakan kegiatan peningkatan kapasitas pilar-pilar sosial untuk terus mendorong penguatan peran sumber daya kesejahteraan sosial di masyarakat. Kegiatan ini dilaksanakan di Rumah Makan Gendal Gendul, Patalan, Jetis, dengan menghadirkan empat narasumber dari berbagai unsur yang berkompeten di bidangnya.
Pada sesi pertama, Siti Nurjanah, S.Sos. dari Bidang Pemberdayaan Sosial Dinas Sosial DIY menyampaikan materi mengenai peran strategis pilar sosial. Ia menegaskan bahwa pilar sosial tidak hanya berfungsi sebagai pelaksana program, tetapi juga sebagai agen perubahan yang hadir dengan empati, kepedulian, serta kreativitas dalam membantu menyelesaikan berbagai permasalahan di masyarakat.
Selanjutnya, Sarjuni dari Forum Komunikasi Wahana Kesejahteraan Sosial Berbasis Masyarakat (FK WKSBM) Kabupaten Bantul memaparkan peran pilar sosial dalam lingkup WKSBM. Ia menekankan pentingnya kreativitas dalam mendukung kemandirian masyarakat untuk upaya membantu permasalahan keluarga, sehingga penanganan masalah sosial tidak selalu bergantung pada bantuan pemerintah.
Materi ketiga disampaikan oleh Sulastri dari Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM) Kabupaten Bantul yang mengulas aspek kelembagaan IPSM. Ia menyoroti pentingnya pemahaman terhadap karakteristik sasaran pelayanan, termasuk kondisi dan kebutuhan yang dihadapi. Selain itu, pelayanan sosial diharapkan dilakukan secara komprehensif serta terkoordinasi dengan pemerintah setempat guna mencapai hasil yang optimal.
Sebagai penutup, Setyo Hari Purnomo, S.Sos., CH., CHt., seorang pelatih hipnoterapi, memberikan materi terkait teknik hipnoterapi SEFT (Spiritual Emotional Freedom Technique). Metode ini dinilai efektif dalam membantu mengatasi berbagai keluhan fisik maupun psikis bagi diri sendiri, keluarga, serta dapat dimanfaatkan dalam proses pendampingan, khususnya bagi Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) yang membutuhkan trauma healing.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para pilar sosial di Kabupaten Bantul semakin mampu meningkatkan kapasitas, profesionalisme, serta sinergi dalam memberikan pelayanan sosial yang responsif, tepat sasaran, dan berkelanjutan bagi masyarakat.

