Bantul, 31 Agustus 2026 — Dinas Sosial Kabupaten Bantul melaksanakan apel pagi dalam rangka memperingati Hari Keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Senin (31/8/2026). Kegiatan berlangsung di Halaman Belakang Kantor Dinas Sosial Kabupaten Bantul dan diikuti oleh seluruh pegawai.
Berbeda dari apel pagi pada umumnya, para pegawai mengenakan pakaian tradisional Jawa Yogyakarta. Penggunaan busana tradisional tersebut menjadi bagian dari penghormatan terhadap budaya sekaligus momentum untuk kembali mengenali nilai-nilai yang melekat pada keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta.
Bertindak sebagai pembina apel, Kepala Seksi Pengelolaan Bantuan Sosial dan Penanganan Korban Bencana Dinas Sosial Kabupaten Bantul, Jazim Ahmadi, S.Sos., M.H., menyampaikan sejarah dan latar belakang Undang-Undang Keistimewaan DIY. Penyampaian tersebut menjadi pengingat bahwa keistimewaan Yogyakarta tidak terlepas dari perjalanan sejarah, budaya, serta peran masyarakat dan pemerintahan yang tumbuh di dalamnya.
Peringatan Hari Keistimewaan DIY juga menjadi kesempatan untuk memaknai kembali nilai-nilai yang terkandung dalam keistimewaan tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Keistimewaan tidak hanya hadir dalam bentuk kebijakan dan kelembagaan, tetapi juga tercermin melalui penghargaan terhadap budaya, kehidupan masyarakat, serta semangat untuk membangun Yogyakarta dengan tetap berpijak pada jati dirinya.
Bagi aparatur pemerintah, pemaknaan tersebut dapat diwujudkan melalui cara bekerja dan memberikan pelayanan yang menghargai masyarakat sebagai bagian penting dari kehidupan sosial dan budaya Yogyakarta. Nilai kebersamaan, gotong royong, kepedulian, serta penghormatan terhadap kearifan lokal menjadi bagian yang relevan untuk terus dihidupkan dalam pelaksanaan tugas.
Momentum Hari Keistimewaan DIY menjadi pengingat bahwa kemajuan tidak harus berarti meninggalkan akar budaya. Justru, nilai-nilai yang tumbuh dari sejarah dan kehidupan masyarakat dapat menjadi pijakan untuk menghadapi perubahan dan membangun pelayanan publik yang semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat.
Melalui peringatan ini, Dinas Sosial Kabupaten Bantul turut menjadikan Hari Keistimewaan DIY sebagai ruang untuk mengenang perjalanan Yogyakarta, menghargai budayanya, serta merefleksikan kembali nilai kebersamaan dan kepedulian yang menjadi bagian dari kehidupan masyarakat. Semangat tersebut diharapkan terus hadir dalam keseharian, termasuk dalam menjalankan tugas dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.




