Pelayanan sosial tidak hanya tentang menerima bantuan, tetapi juga tentang memastikan masyarakat mendapatkan layanan yang tepat, sesuai ketentuan, dan berdasarkan kondisi yang sebenarnya. Karena itu, masyarakat juga memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi serta ikut mengawal agar layanan sosial dapat diberikan secara tepat sasaran.
Bagi masyarakat Kabupaten Bantul, ada beberapa hal penting terkait layanan sosial dan bantuan sosial (bansos) yang perlu diketahui. Berikut enam fakta yang perlu Sedulur Bantul pahami:
1. Masyarakat Bisa Melaporkan Bansos yang Diduga Tidak Tepat Sasaran
Menemukan penerima bansos yang menurut kondisi di lapangan diduga sudah tidak memenuhi kriteria? Masyarakat dapat ikut menyampaikan informasi melalui fitur “Sanggah” pada Aplikasi Cek Bansos.
Partisipasi masyarakat menjadi salah satu bagian penting dalam mengawal ketepatan sasaran bantuan sosial. Jadi, jika memiliki informasi yang perlu disampaikan, gunakan kanal resmi yang tersedia agar dapat ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku.
2. Masyarakat Bisa Melaporkan Warga yang Diduga Terlantar
Masyarakat juga dapat berperan dalam membantu menemukan dan melindungi warga yang berada dalam kondisi terlantar.
Jika mengetahui adanya tetangga atau warga yang diduga terlantar, masyarakat dapat menghubungi Dinas Sosial Kabupaten Bantul untuk menyampaikan informasi. Selanjutnya, Dinas Sosial dapat berkoordinasi dengan petugas di wilayah untuk melakukan penjangkauan, asesmen, dan tindak lanjut sesuai kondisi nyata di lapangan.
Kepedulian sederhana dari lingkungan sekitar dapat menjadi langkah awal untuk memastikan tidak ada warga yang menghadapi kerentanan sosial seorang diri.
3. Bansos Tidak Dapat Diwariskan atau Dialihkan
Bantuan sosial diberikan berdasarkan kriteria dan kondisi penerima yang telah ditetapkan. Karena itu, bansos tidak dapat diwariskan atau otomatis dialihkan kepada anggota keluarga lainnya.
Apabila pengurus atau penerima bansos meninggal dunia atau terdapat kondisi administratif yang menyebabkan kepesertaannya menjadi nonaktif, bantuan tidak serta-merta berpindah kepada anggota keluarga lain dalam satu Kartu Keluarga (KK).
Artinya, setiap anggota keluarga tetap harus memenuhi ketentuan dan melalui proses penetapan sesuai mekanisme yang berlaku apabila akan menjadi penerima bantuan.
4. Pengasuhan Keluarga Tetap Diutamakan bagi Lansia
Ketika orang tua atau lansia membutuhkan pendampingan, keluarga memiliki peran yang sangat penting. Pengasuhan berbasis keluarga menjadi pilihan yang diutamakan selama masih memungkinkan dan memenuhi kebutuhan kesejahteraan lansia.
Penempatan lansia di panti sosial bukanlah pilihan pertama. Jika masih terdapat anak, keluarga, atau kerabat yang dapat memberikan pengasuhan dan pendampingan dengan baik, dukungan keluarga tetap menjadi bagian penting dalam memastikan lansia menjalani kehidupan yang aman, nyaman, dan bermartabat
5. Pengajuan Bantuan Sosial Perlu Memperhatikan Domisili KTP
Pengajuan bantuan sosial juga berkaitan dengan administrasi kependudukan. Bagi masyarakat yang ber-KTP di luar Kabupaten Bantul, pengajuan bantuan sosial pada prinsipnya ditujukan kepada pemerintah daerah sesuai wilayah administrasi pada alamat KTP.
Hal ini penting diketahui agar masyarakat dapat memperoleh informasi dan layanan melalui pemerintah daerah yang memiliki kewenangan sesuai domisilinya.
6. Memiliki Sepeda Motor Tidak Otomatis Membuat Seseorang Tidak Layak Menerima Bansos
Kepemilikan kendaraan bermotor sering kali dianggap sebagai satu-satunya penentu kelayakan penerima bansos. Padahal, kendaraan bermotor hanya merupakan salah satu indikator dalam melihat kondisi sosial ekonomi seseorang atau keluarga.
Penilaian kelayakan tidak dilakukan hanya berdasarkan ada atau tidaknya sepeda motor, tetapi mempertimbangkan berbagai kondisi sosial dan ekonomi lainnya sesuai data dan ketentuan yang berlaku.
Karena itu, masyarakat tidak perlu terburu-buru menyimpulkan kelayakan seseorang hanya dari satu indikator.
Bersama Mengawal Layanan Sosial
Melalui kepedulian dan partisipasi bersama, layanan sosial dapat terus diperkuat agar semakin tepat sasaran dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Salah satunya dengan turut menyampaikan informasi yang benar, memanfaatkan kanal pengaduan yang tersedia, serta peduli terhadap kondisi warga di sekitar. Dengan langkah sederhana tersebut, masyarakat dapat ikut mendukung terwujudnya pelayanan sosial yang lebih inklusif dan tepat sasaran.
Dengan memahami ketentuan dan menggunakan layanan secara tepat, kita bersama-sama dapat membangun pelayanan sosial yang lebih tepat sasaran, responsif, dan inklusif bagi seluruh masyarakat Bantul.
