Berita

JIWA PERKASA DARI BALIK TEMBOK YANG HAMPIR RUNTUH

Senin Pon, 10 Agustus 2020 12:15 WIB 130

foto
Peresmian Bedah Rumah KPM PKH kerjasama PKH Bantul, Peduli Dhuafa dan donatur serta relawan

http://www.sosial@bantulkab.go.id ; https://www.facebook.com/dinas.sosial.79219;

“Mak, aku pengen melanjutkan SMA”

“Nok kerjo wae ngewangi dandani omah wis arep rubuh ngene”

Namanya Alfara Stefani Vihandra, gadis belia dari dusun Tekik Desa Temuwuh Kecamatan Dlingo, ia hidup bersama ibunya (Suratmi) dan seorang adik balitanya (Varel). Bapaknya meninggal sekitar 4 tahun lalu. Mereka tinggal di sebuah rumah yang sudah tidak layak huni. Dindingnya hampir runtuh sehingga terus menerus menghadirkan rasa was-was untuk Alfara dan keluarganya.
“kalau hujan kami mengungsi di rumah sebelah” ungkap ibu Suratmi ibu dari Alfara

“Karena itulah kemarin saya minta anak saya tidak usah meneruskan sekolah SMA. Biar bisa membantu saya bekerja untuk memperbaiki rumah. Tapi anak saya bersikukuh bersekolah. Dan dia sekarang sudah di terima di SMA N 1 Dlingo.”tambahnya lagi.

Semangat Alfara menggetarkan langit. Hadirlah para pemilik hati baik.

Tanggal 24 Juli 2020 proses pembangunan kembali rumah Alfara dimulai dengan dukungan penuh  pemerintah kecamatan Dlingo, Pemerintah Desa Temuwuh, Jajaran Polsek Dlingo, Koramil Kecamatan Dlingo, Warga RT 03 Tekik, komunitas Peduli Dhuafa, Ampiri, PKH Kabupaten Bantul, relawan, serta para donatur. Proses pembangunan ini selesai tanggal 8 Agustus 2020. Saat ini rumah si gadis berjiwa perkasa sudah kokoh berdiri. Alfara, ibu Suratmi dan Varel tak lagi dihantui rasa ketakutan apabila sewaktu waktu dinding rumah mereka roboh. Langkah Alfara mewujudkan mimpi untuk sekolah tinggi tak lagi dibayangi dinding yang bongkah.

Selamat melanjutkan perjuanganmu Alfara. Tumbuhlah menjadi manusia perkasa yang kelak menjadi penguat sesamamu.

 

 

Banjamsos