Berita

Diklat Family Development Session PKH di BBPPKS Yogyakarta

Selasa Pon, 6 Oktober 2015 09:00 WIB 3882

foto
Pembukaan Diklat Family Development Session di BBPPKS Jogjakarta, 28 September 2015
Dirjen Linjamsos Kementerian Sosial RI, Andi ZA Dulung memberikan pengarahan sekaligus membuka Kegiatan Diklat Family Development Session di BBPPKS Jogjakarta, 28 September 2015. Pada kesempatan tersebut beliau menyampaikan beberapa hal terkait perkembangan dan kebijakan PKH dan FDS. Uang bukanlah yang utama, uang penting tapi bukanlah segala-galanya. Menjadi berguna dan bermanfaat membuat manusia menjadi lebih bernilai dan bahagia. Cara pandang seperti itulah yang perlu kita tanamkan dan tularkan kepada masyarakat, khususnya penerima bantuan PKH agar motivasi mereka meningkatkan kualitas hidupnya terus tumbuh dan lepas dari rantai kemiskinan. Serta pentingnya complementary program PKH, berupa Rulilahu dan KUBE, demikian salah satu poin yang disampaikan oleh Dirjen Linjamsos kepada para Pendamping PKH yang mengikuti Diklat FDS ini.
 
Penyematan tanda peserta FDS bagi pendamping PKH secara simbolis oleh Dirjen Linjamsos, Andi ZA Dulung didampingi oleh Kepala BBPPKS, Nur Pujianto. Diklat yang diikuti oleh 96 pendamping se-Jogjakarta dan Jawa Timur ini akan dilaksanakan selama 20 hari. Tahun 2015 Pendamping PKH sudah mencapai 12 ribu di seluruh Indonesia dan akan ditambah lagi menjadi 11 ribu pendamping pada tahun 2016.
 
Pembukaan Diklat FDS ini diliput juga oleh Jogja TV, TATV, TA Tabloid dan TA Radio, atas kerjasama Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial Jogjakarta.
 
Estin (43 tahun), pendamping PKH perwakilan Jogjakarta merasa senang bisa mendapatkan pelatihan Refresh FDS bagi pendamping PKH. "Selama ini saya mengalami masalah dalam mengajak mereka hadir dalam pertemuan sosialisasi. Ada beberapa yang tetap bandel, melalui pelatihan ini saya berharap lebih mahir tentang teknik-teknik fasilitasi, ice breaking trus di kasih tips dan teknik pendekatan buat menghadapi yang jarang hadir. Semoga ilmu yang disampaikan bermanfaat serta bisa disampaikan kepada yang lain."