Berita

PELATIHAN TERNAK AYAM BAGI PENYANDANG DISABILITAS

Jumat Pon, 31 Agustus 2018 08:11 WIB 119

foto
Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Bantul tidak henti-hentinya  meningkatkan pelayanan terhadap Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS).  Rabu 29 Agustus 2018 s/d Kamis 30 Agustus 2018, Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Bantul menlaksanakan kegiatan pelatihan ternak ayam kepada penyandang disabilitas di Kabupaten Bantul.
 
Pelaksanaan yang berlangsung selama dua hari ini diselenggarakan di Aula Balai Desa Patalan Jetis Bantul.
 
Dalam pelaksanaan kegiatan pelatihan ternak ayam bagi penyandang disabilitas yang dibuka langsung oleh Kepala DInas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Bantul  ini dihadiri 40 penyandang disabilitas yang selanjutnya diberi kan pelatihan serta bimbingan dalam penanganan dan pengelolaan ternak ayam.
 
Pada hari pertama (Rabu, 29 Agustus 2018), peserta diberikan pelatihan berupa materi dalam pengelolaan ternak ayam dan perawatan ayam agar terhindar dari serangan penyakit.
 
Materi yang diberikan oleh narasumber dari Kepla Bidang Peternakan Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bantul, Joko Waluyo, berupa; Budidaya Ayam Kampung dan Mengenali penyakit-Penyakit pada ayam kampung.
 
“Di Indonesia ada berbagai macam ayam kampung, yaitu; ayam kedu, ayam nunukan, ayam pelung, ayam sumatera, ayam belenggek, ayam gaok, ayam samba, ayam arab, dan lain lain”, jelas Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bantul, Joko Waluyo.
 
Pada hari selanjutnya, Kamis 30 Agustus 2018 peserta pelatihan diberikan pelatihan berupa praktek vaksin, pemberian vitamin serta penanganan yernak yang sakit.
 
Dalam pelaksanaan dan pemberian pelatihan, peserta terlihat memiliki minat atau rasa ingin tahu yang tinggi, hal itu dapat dilihat dari antusias peserta  dalam mengikuti berbagai macam pelatihan tersebut.
 
Pada akhir pelatihan, peserta diberikan bantuan berupa empat ekor ayam, pakan ayam, serta peralatan tempat makan dan minum ayam.
 
Dengan adanya pelaksanaan pelatihan ternak ayam ini, diharapkan masyarakat khusunya penyandang disabilitas dapat memiliki keahlian dan bisa mengembangkan hasil dari pelatihan tersebut.