Berita

Pengukuhkan KSB Desa Kebonagung Imogiri Bantul

Selasa Kliwon, 10 April 2018 12:36 WIB 283

foto
Direktus PSKBA Kemensos RI, Asisten Pemerintahan Setda Bantul, Kabid Banjamsos Dinsos DIY dan Camat Imogiri menyaksikan langsung gladi penangan korban bencana dalam rangkaian Gladi Simulasi Pengukuhan KSB Kebonagung Imogiri.

Sebagai upaya pengurangan resiko bencana berbasis masyarakat, Kementerian Sosial (Kemensos) RI terus melakukan perluasan pembentukan Kampung Siaga Bencana (KSB) di lokasi rawan bencana.

Pada tanggal 16 Maret 2018, Kemensos membentuk KSB yang ke-587 di Indonesia dan KSB ke 6 di Kabupaten Bantul di Desa Kebonagung, Kecamatan Imogiri, Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta.

Hadir dalam pembentukan Kampung Siaga Bencana (KSB) di Desa Kebonagung Bupati Bantul yang diwakili oleh Asisten Pemerintahan Setda Kabupaten Bantul Drs. Helmi Jamharis, Kepala Dinas Sosial Provinsi DI Yogyakarta, Sekretaris Dinas Sosial P3A Kabupaten Bantul, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bantul, Unsur Forkompinda Kabupaten Bantul, Camat Imogiri, Kepala Desa Kebonagung dan Masyarakat sekitar.

Bupati Bantul dalam sambutannya menyatakan apresiasi tehadap pembentukan KSB di Desa Kebonagung. Program KSB merupaka salah satu upaya pemerintah dalam menyiapkan masyarakat untuk ikut serta dalam upaya penanggulangan bencana. desa Kebonagung dipilih karena kesiapan masyarakatnya telah teruji dalam kejadian bencana alam siklon cempaka akhir bulan November 2017 lalu. walaupun desa Kebonagung tidak terdampak langsung tetapi Desa Kebonagung menjadi penyangga bagi wilayah sekitar yang terdampak dengan menjafi posko pengungsian utama yang melibatkan seluruh potensi warga desa sebagai relawannya.

Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam (PSKBA), Margowiyono dalam sambutannya mengatakan masyarakat diberikan pelatihan dan simulasi bagaimana menghadapi bencana. 

"Dengan diadakannya pelatihan dan simulasi diharapkan masyarakat akan saling peduli", ujarnya di Balai Desa Kebonagung.

Kegiatan penanggulangan bencana berbasis masyarakat, lanjutnya, secara gotong royong dengan memanfaatkan sumber daya alam dan sumber daya manusia yang ada di lingkungan masyarakat.

”Pembentukan KSB di Desa Kebonagung, dengan petimbangan bahwa desa ini pernah mengalami bencana banjir serta masuk dalam kategori kawasan beresiko bencana menurut Indeks Resiko Bencana Indonesia (IRBI),” paparnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Sosial Provinsi DI Yogyakarta, Untung Sukaryadi mengatakan bahwa dengan diadakannya pelatihan dan simulasi akan melatih kesiapsiagaan masyarakat dalam menanggulangi bencana yang berbasis masyarakat dan gotong royong.

"Saya bersama jajaran siap ikut mendukung warga masyarakat dalam menanggulangi suatu bencana," tegasnya.

Untung juga mengucapkan terimakasih kepada Kemensos atas penyelenggaraan kegiatan positif ini.